Slider

Saat Musim Gugur Tiba

Monday, June 13, 2016

(Image source: Tumblr)

Sementara kita saling berlari,
Menentang malam yang semakin sengit,
Memungut detik demi detik;
Menyusunnya layaknya daun pada pepohonan.

Ketika musim gugur tiba,
Daun - daun pada pepohonan itupun berjatuhan,
Menandakan waktu kita yang semakin luntur.
Apakah kau bersedia, memungut kembali serpihan dedaunan didepan rumahmu, ataukah kau akan hanya menyapu mereka?

Tidak ada yang lebih tabah dari daun - daun yang sudah mati itu.
Mereka tidak pernah memaksa pertanggungjawaban darimu,
Tentang keberadaan mereka yang memberikan udara sejuk untukmu bernafas dan kedatangan musim gugur yang memaksa mereka untuk bersijingkat dijalan untuk menghapus jejakmu.

Daun - daun itu tidak ingin berteriak - teriak menjerit memecahkan gelas atau menderum,
Daun - daun itu hanya ingin duduk berdiam di depan rumahmu,
Menyaksikan kejadian demi kejadian yang menyusup lewat celah angin yang mendesau.

Jika nanti saat itu tiba,
Saat aku sudah dililit akar yang diresapi oleh pepohonan itu,
Apakah kau masih berani menyapaku, Teman?



No comments:

Post a Comment

CopyRight © | Theme Designed By Hello Manhattan