Slider

Kemunafikkan

Tuesday, May 3, 2016

(Image source: Tumblr)

Suaraku dan suaramu bertemu di penghujung hari.
Matahari mulai mati seraya bintang mulai hidup kembali.
Awan pun turut menghitam mengenang matahari.
Dimanakah, dimanakah kebenaran itu berada?

Ku dengar orang - orang berbisik kemunafikkan,
Semua orang berbicara tentang ketidakwarasan dan harapan,
Namun aku lebih baik mati terhormat,
Daripada aku harus bersemayam dalam kepalsuan.



Dengar dan lihatlah,
Jangan pernah terlintas kebinasaan itu di
dalam benakmu,
Jangan biarkan orang - orang meracuni ragamu,
Berlayarlah melewati sungai kebringasan semesta,
Bertahanlah dan cari keberanian hidup.

Jembatan itu akan selalu terbuka untukmu,
Asal kau selalu berjalan dengan harapan,
Memandang panorama bumi dengan penawar rasa,
Sampai akhirnya kembali sampailah,
Sepasang manusia yang bertemu dipenghujung hari,
Bertolak suara akan nasib hidup yang tidak satu setanpun tahu.





No comments:

Post a Comment

CopyRight © | Theme Designed By Hello Manhattan