Slider

Malang

Tuesday, December 15, 2015

(Image source: Tumblr)


Ratusan Purnama telah berlalu.
Beribu matahari telah tenggelam.
Bumi pun telah berputar berjuta - juta kali.
Dan jarak diantara kita semakin luas.



Senyumanmu masih menjadi penawar rasa.
Diam dan dinginmu masih menyapaku.
Suaramu bagiku adalah keabadian keindahan.
Paras wajahmu telah menetap dalam keribaanku.

Kau kembali lagi dalam hidupku.
Sejenak aku berfikir untuk melepasmu dari diriku.
Sejenak kehampaan itu berhasil menerkamku.
Namun aku selalu menerima keberadaanmu.

Aku cinta padamu, Malang yang dingin dan ramai.
Datanglah padaku, saat kesunyian mulai menyelimuti.
Aku akan berbicara tentang keindahan dan kedamaian.
Aku akan melampaui batas jurangmu,
Jalur pemisah tentang dunia kita yang berbeda.



No comments:

Post a Comment

CopyRight © | Theme Designed By Hello Manhattan