Slider

Kemerdekaan

Tuesday, June 3, 2014

(Image source: Tumblr)


Dan tanda tanya itu muncul lagi di benakku,
Menyisahkan dua pilihan,
Antara menyerah atau mengikuti arus.
Namun aku memilih untuk menjadi manusia merdeka.

Merdeka untuk memilih jalanku sendiri.
Merdeka untuk memilih haluanku sendiri.
Merdeka untuk pergi ke puncak tertinggi,
disaat kehilangan tidak lagi menjadi penghalang.



Disaat semua orang berbicara tentang kebahagiaan dan manfaat,
aku berdiam dengan kewarasan dan kedamaian,
bagaimana aku dapat mencintai orang lain,
saat aku belum bisa berdamai dengan diriku sendiri?

Ketidakpastian menjadi pendamping hariku,
sunyiku adalah keabadian seorang penyintas,
suaraku dan suaramu akan menjadi batas kebisuan semesta,
terimalah dan hadapilah.

Kenyataan dan ekspektasi memang tidak pernah seirama,
kewarasan dan kedamaian akan selalu berperang,
dan wajahmu akan selalu menjadi jurangku,
alasan mengapa aku tetap bertahan.



No comments:

Post a Comment

CopyRight © | Theme Designed By Hello Manhattan